English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese
Tampilkan postingan dengan label Pilkada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pilkada. Tampilkan semua postingan

KPU Gorontalo Bantah Sudah Umumkan Hasil Pilkada


Gorontalo
Kompas.com
GORONTALO, KOMPAS.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo Salahudin Pakaya membantah telah mengumumkan hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur Gorontalo.
Bantahan itu dikeluarkan menyusul beredarnya pesan singkat telepon seluler di kalangan warga Gorontalo yang berisi raihan suara tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur.
Isi pesan singkat tersebut, termasuk yang diterima Kompas, adalah menyatakan pasangan nomor urut satu (Rusli Habibie-Idris Rahim) meraih suara sebanyak 34,32 persen.
Sementara pasangan nomor urut dua (Gusnar Ismail-Tonny Uloli) meraih 36,56 persen. Pasangan bernomor urut tiga (David Bobihoe-Nelson Pomalingo) meraih 29,74 persen. Isi pesan singkat tersebut mengatasnamakan KPU Provinsi Gorontalo.
"Tidak benar itu. Kami tidak mengumumkan hasil sementara penghitungan suara sebab saat ini masih di tahap penghitungan tingkat kecamatan. Isi SMS itu hanya isu," kata Salahudin, Kamis (17/11/2011).
Pada pemungutan suara yang berlangsung Rabu (16/11/2011), tiga lembaga survey menyebut pasangan nomor urut satu, Rusli Habibie-Idris Rahim, meraih suara terbanyak. Selisih dengan peraih terbanyak kedua antara 10-15 persen.

Cawagub Independen Kalah di Pilkada Gorontalo

Ilustrasi penduduk mengikuti pilkada
Ilustrasi penduduk mengikuti pilkada (sumber: Murizal Hamzah)
Calon Wakil Gubernur Gorontalo dari independen menerima kekalahan di Pilkada 16 November lalu.

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Gorontalo dari unsur independen, Prof Nelson Pomalingo, menerima kekalahan di Pilkada 16 November lalu, setelah hitung cepat (quick count) menempatkan di urutan terakhir.

Nelson yang berpasangan dengan Cagub, David Bobihoe, Kamis, mengatakan, bukan kekalahan yang harus diterima, namun bagaimana menjalankan proses demokrasi yang berkualitas dan jujur.

Meskipun diakuinya, kekalahan yang diterima tidak sesuai realita yang terjadi di lapangan.

Pasalnya, tim pemenangan David-Nelson mendapati ada Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tidak meraih satu suara, padahal mereka mengerahkan seluruh saksi di seluruh TPS se Provinsi Gorontalo.

Paket David-Nelson selain melalui jalur independen, mendapat dukungan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Damai Sejahtera (PDS), sudah melakukan proses demokrasi sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Data yang diperoleh dari pihak panitia pengawas pemilu (Panwaslu), jika paket ini mampu meminimalisir segala bentuk kecurangan dari tahapan kampanye hingga pelaksanaan pemungutan suara.

"Kami berupaya semaksimal mungkin, untuk tidak memberdayakan uang atau materi apapun dalam mengikuti tahapan pemilukada di daerah ini," ungkap mantan Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) hari ini.

Kekalahan yang harus diterima bukan harus menghentikan langkah untuk membangun karakter rakyat Gorontalo dan daerahnya.

Jika proses demokrasi yang baru saja dilalui, membuktikan bahwa kesejahteraan adalah faktor utama yang harus dibangun di daerah itu.

Fadel Berstatus Pemilih Tambahan Pilkada Gorontalo

Gorontalo (ANTARA) - Mantan Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad, Rabu, menggunakan hak pilih pada pilkada gubernur dan wakil gubernur Gorontalo dengan status sebagai pemilih tambahan.
Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Biawao, tempat Fadel dan istrinya Hannah hasanan ikut memilih, Askarno Tangahu mengatakan, Fadel tidak tercatat dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) maupun Daftar Pemilih Tetap (DPT) pilkada Gorontalo.
"Beliau dan istrinya hanya tercatat dalam Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pilkada (DP4)," ungkapnya.
Namun demikian, Fadel yang juga mantan Menteri Kelautan dan Perikanan bersama istrinya tetap bisa ikut secara sah menyoblos pada saat pilkada Gorontalo.
Dalam DP4, Fadel dan istrinya tercatat bernomor urut 214 dan 215. Selain itu, kedua anaknya, yakni Faiz Fadel Muhammad dan Fikri Fadel Muhammad, tercatat dengan nomor urut 216 dan 217.
Pihaknya mengaku baru diberi tahu bahwa mantan Gubernur Gorontalo itu, akan ikut menyoblos, dua hari sebelumnya.
Fadel datang ditemani istrinya, Hannah Hasanah serta anak bungsunya, Nayla, di TPS II kelurahan Biawao, Kecamatan Hulonthalangi Kota Gorontalo, tepat pukul 12.00 WITA menggunakan mobil pelat hitam bernomor polisi DM 1 FM.
Menurut Askarno, nama Fadel dan keluarganya dalam DP4 itu tercatat masih beralamatkan di rumah dinas Gubernur yang memang masih masuk dalam kelurahan tersebut.
Pilkada gubernur dan wakil gubernur Gorontalo diikuti tiga pasangan kandidat, yakni Rusli Habibie-Idris Rahim yang bernomor urut satu dan diusung Partai Golkar dan PPP, pasangan bernomor urut dua Gusnar Ismail-Toni Uloli yang diusung Partai Demokrat, Gerindra, Hanura, PKB dan PKNU.
Sedang pasangan bernomor urut tiga, yakni David Bobihoe-Nelson Pomalingo dari jalur independen namun disokong PDIP dan PAN.

JSI: Habibie-Rahim Unggul di Pilkada Gorontalo


Direktur Riset JSI Eka Kusmayadi /dok/b8
Pasangan Rusli Habibie dan Idris Rahim unggul dalam perhitungan cepat yang dilakukan Jaringan Suara Indonesia (JSI) dengan memperoleh suara 44,98 persen.

"Data yang masuk sekitar 98,48 persen dari 325 tempat pemungutan suara (TPS) sampel dengan total suara 108.588," ujar Direktur Riset JSI Eka Kusmayadi dalam keterangan pers di Manado, Rabu (16/11/2011).

Habibie-Rahim yan dijagokan Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) unggul atas pasangan Gusnar Ismail dan Toni Uloli yang diusung Partai Demokrat, Gerindra dan PAN.

Pasangan Ismail-Uloli memeroleh suara sebanyak 29,89 persen. Sedangkan pasangan David Bobihoe dan Nelson Pomalingo dari jalur independen memperoleh suara 25,13 persen.

Jumlah pemilih pada pemilihan umum kepala daerah gubernur Gorontalo sebanyak 756.597 pemilih yang tersebar di 1.820 TPS.

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo Mulai Berkampanye

ANTARA/Arief Priyono

Gorontalo - Tiga kandidat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo, Sabtu, 29 Oktober 2011, mulai melakukan kampanye.

Tiga pasangan kandidat terdiri dari Rusli Habibie-Idris Rahim yang dijagokan Partai Golkar dan PPP dengan nomor urut satu. Pasangan Incumbent, Gusnar Ismail-Toni Uloli, yang diusung Partai Demokrat, Gerindra, Hanura, dan PKS, menempati nomor urut dua. Adapun pasangan nomor tiga adalah David Bobihoe-Nelson Pomalingo dari jalur independen.

Pada kampanye perdana hari ini, para kandidat akan menyampaikan visi dan misinya di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, yang akan berlangsung pukul 10.00 waktu Gorontalo.

Anggota Komisi Pemilihan Umum Gorontalo, Verrianto Madjowa, menjelaskan bahwa kegiatan kampanye akan berlangsung selama dua minggu sebelum memasuki hari pemungutan suara 16 November 2011.

Menurut Sekretaris DPRD Provinsi Gorontalo Alvon Usman, penyampaian visi-misi berlangsung dalam sidang paripurna. Selain para kandidat dan masing-masing tim suksesnya, kampanye juga dihadiri para pejabat tinggi dari unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), tokoh masyarakat, dan pemuda.